Sumpah deh, banua kita ini punya segudang anak-anak calon pemimpin yang hebat. Hanya saja, mereka bak mutiara yang masih terpendam. Tak sedikit juga dari mereka yang hidup di tengah keterbatasan. Jika tak ada yang peduli dengan masa depan mereka, maka harta yang berharga ini hanya akan tersia-sia.
Hari Sabtu (7/1) kemarin, KUB bertandang ke SMPN 3 Banjarmasin. Kita ketemu Ema Triana, Noor Iman Khalifatullah, dan Devi Monica. Mereka ini anak-anak pintar yang punya semangat belajar luar biasa meski berasal dari keluarga ekonomi lemah.
Ema tinggal dengan ibunya yang orangtua tunggal di daerah Pekauman. Ibunya Ema bekerja sebagai pengupas udang di sebuah pabrik. Sedangkan Iman tinggal sebuah rumah sewaan di Jl Tembus Mantuil, ayahnya bekerja sebagai sopir bajai. Meski ga rangking (karena gurunya cuma ngasih rangking 1-3), Ema dan Iman masuk kelas unggulan (kelas VIIF, sekelas dengan Renna).
Kalau Devi tinggal di Jl Teluk Kelayan. Ayahnya sudah meninggal dan ibunya yang menjadi tulang punggung keluarga mencari nafkah dengan membuka warung minuman di depan rumah. Devi kelas VIIIA dan semester lalu dia rangking 9.
Nah, kemarin itu kita datang untuk memberikan sedikit bantuan buat mereka. Ga bisa ngasih banyak, hanya buku dan alat tulis.
ki-ka: ema, iman, devi
Oh ya, sepedanya Iman rusak. Sekarang kalo pergi sekolah Iman diantar bapaknya. Kalo pulang, kadang dia nebeng temennya, atau kalo ga jalan kaki.
Duh, gimana ya caranya kita bantu Iman ???
Tidak ada komentar:
Posting Komentar