*Oleh-oleh dari home visit adik-adik asuh
Mengawali bulan Juli, tim KUB safari ke rumah adik asuh. Duoh, kaya pejabat aja, hihi... Iya, kita keliling gitu soalnya. Menguatkan silaturahmi, ngecek perkembangan belajar mereka di sekolah, sekalian keperluan adik-adik ini di tahun ajaran baru. Dan rute home visit kali ini makin panjang, soalnya adik asuh kita juga nambah. Dari pagi sampe sore, pake acara kehujanan segala, but it was so fun :)
di rumah Renna
rapornya Renna
Fatimah
rapornya Fatimah
Wawan dan ibunya
rapornya Wawan
Diliat dari nilai-nilai di rapor adik-adik, ada yang naik ada juga yang turun. Rangking Renna dan Fatimah masih sama kaya semester pertama (tiga dan dua), cuma Wawan aja nih yang turun dari rangking satu jadi dua. Tapi liat deh nilai Matematika-nya, 98! Dua angka lagi sempurna! Prok prok prok \^0^/
Nah, ini adik-adik asuh baru kita. Ada kakak beradik Rahmat-Iman. Mereka berdua pernah kita ceritain di sini http://koinuntukbanua.blogspot.com/2012/01/ccd-6-sepeda-untuk-iman.html
Rahmat dan Ibunya. Imanny di dalem, hehe
Rahmat
rapor Rahmat kelas XI semester I
rapor Rahmat kelas XI semester II
rapor Iman kelas VII semester I
rapor Iman kelas VII semester II
Beberapa waktu lalu kita beliin Rahmat sepeda. Pas banget ada temen mo jual murah sepedanya, bekas tapi masih bagus dan Rahmat ga perlu jalan kaki ke sekolah lagi deh :) Oh ya, kenaikan kelas ini Rahmat rangking dua. Greeeaaatttt!
sepeda baru Rahmat
Berikutnya, Candra. Kita juga pernah cerita tentang sahabatnya Rahmat ini di sini http://koinuntukbanua.blogspot.com/2012/03/tentang-candra-dan-ema.html
Candra dan ibunya
Candra
rapor Candra kelas XI semester I
rapor Candra kelas XI semester II
Buku rapornya Candra rusak kena air. Kalo hujan, air pasti masuk ke rumahnya yang cuma beratap daun rumbia dan bolong parah. Waktu kita mampir ke rumah Candra, kita ngeliat sendiri gimana hujan jadi momok bagi keluarga ini. Padahal saat itu baru gerimis lo, tapi kita bisa ngerasain percikan air dari atas. Kata ibunya Candra, sejak tiga tahun lalu pemerintah menjanjikan bantuan rehab rumah mereka, tapi sampe sekarang ga ada realisasinya :'(
Next, kita ke rumah Isnawati. Profilnya baca di sini http://koinuntukbanua.blogspot.com/2012/06/isnawati-adik-asuh-baru-kita.html. Ibunya Isna cerita, pas Isna lulus SMP dulu beliau sebenernya udah ga niat nerusin sekolah Isna ke SMA karena ga kepikiran uangnya darimana. Tapi Isna nekat daftar sendiri saking pinginnya tetap sekolah.Toh Isna akhirnya bisa ngebuktiin dengan prestasinya. Naik kelas XII ini rangkingnya naik dari tiga jadi dua.
rapor Isna kelas XI semester I
rapor Isna kelas XI semester II
Ah, kayaknya kita nih yang harus banyak belajar dari adik-adik ini. Yang tetap bisa berprestasi di tengah kekurangan dan keterbatasan. Semoga mereka bisa meraih cita-cita dan impiannya. There is a will, there is a way. Segala niat baik insya Allah menemukan jalannya. We'r PROUD of you, dek :')
Tidak ada komentar:
Posting Komentar